40 Korban tewas itu dipastikan dari temuan jasadnya di sekitar Pelabuhan Zuwarah, 100 km di barat Ibukota Libya, Tripoli. Temuan ini diungkapkan Kedutaan Besar Mesir untuk Libya, dan dilansir kembali oleh AFP, Senin (16/6/2008).
Korban selamat dari kecelakaan ini hanya seorang warga Mesir dan Bangladesh. Korban selamat dari Mesir itu, Nagui Abdel Mutagali, mengatakan, terdapat sekitar 150 orang di kapal yang 50 di antaranya merupakan warga negara Mesir dari kota Zagazig.
Nagui merupakan salah satu dari 150 orang yang ingin masuk ke Italia secara gelap. Mereka membayar 2.000 dolar Amerika Serikat pada seorang warga Mesir di Libya untuk dibawa ke Italia.
Pemerintah Libya tak bisa mengidentifikasi korban-korban tewas karena bercampurnya kewarganegaraan. Nagui mengatakan, selain imigran dari Mesir, umumnya berasal dari Maroko, Aljazair dan Bangladesh.
Dari Libya, imigran gelap ini berencana menuju pulau Lampedusa di selatan Sisilia. Pulau milik Italia ini menjadi pintu masuk favorit para calon imigran gelap dari Afrika Utara itu untuk mendapatkan hidup yang lebih baik di Eropa. (aba/aba)











































