Saat ini si istri masih selamat, namun dalam kondisi kritis. Sedangkan si suami harus berurusan dengan polisi atas tindakannya itu.
Sebelum diambil polisi dari kontrakannya di Karangturi, Laweyan, Solo, Senin (16/6/2008) pagi, Yusuf, si suami, sudah babak-belur dihajar massa. Massa marah kepadanya setelah mendapati Titik, nama istri Yusuf, dalam kondisi terluka parah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tak lama kemudian adu mulut itu diakhiri dengan penyiksaan. Yusuf yang sehari-hari bekerja sebagai pengumpul barang bekas itu memukuli istrinya.
Tak tanggung-tanggung. Titik dipukuli menggunakan palu berkali-kali di bagian kepala. Titik yang sudah cukup lemah masih sempat melarikan diri dari kamar, lalu ditolong warga. Dia segera dilarikan ke RS Kasih Ibu. Saat ini dia dalam kondisi kritis karena mendapatkan 17 luka serius di bagian kepala dan wajah.
Warga lalu mendatangi Yusuf dan selanjutnya gantian Yusuf yang jadi sasaran kemarahan warga. Dia dipukuli warga, hingga aparat datang untuk menjemputnya. Lelaki 35 tahun itu selanjutnya dibawa ke Mapoltabes Surakata untuk diambil keterangan atas tindakannya.
Kepada polisi Yusuf mengaku marah kepada Titik lantaran cemburu. Titik sering keluar rumah tanpa seizinnya. Dia menduga Titik telah selingkuh. Bahkan, masih menurut Yusuf, dia pernah memergoki Titik bersama seorang laki-laki di luar rumah. Bahkan saat itu Yusuf sempat bertengkar dengan lelaki teman istrinya itu. (mbr/djo)











































