Kasubag Kasubag Humas, Hukum dan Ortala Diknas Jawa Tengah, Hengky Sulomo, mengaku sejauh ini, pihaknya belum menerima laporan dari sekolah bersangkutan mengenai keberadaan geng Nero. Namun pihaknya sudah mendengar kabar tersebut dari berbagai kalangan.
"Kami benar-benar terkejut. Masak ada siswi yang melakukan tindak brutal seperti itu," katanya kepada detikcom melalui telepon, Senin (16/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama saya bertugas di Diknas, ya baru kali saya dengar ada geng perempuan. Kami tidak tahu apakah fenomena serupa di daerah lain di Jawa Tengah," paparnya.
Hengky mengaku sangat beruntung, karena keberadaan geng tersebut segera diketahui. Kalau tidak, maka hal itu bisa menjadi ancaman bagi kelangsungan dunia pendidikan. (try/djo)










































