"Orang nggak ada dampak hukum apa-apa," hanya itu yang dikatakan oleh Artalyta Suryani usai sidang di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta (Senin, 16/6/2008). Saat didesak apa maksud pernyataannya itu, Artalyta hanya mengumbar senyum.
Petinggi yang telah terungkap diteleponnya adalah Jamdatun Untung Udji Santoso yang mengatur skenario 'sandiwara' penangkapan yang kemudian buyar karena KPK bergerak lebih cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hmm...." senyum Ayin yang dalam kesempatan sidang siang ini mengenakan kemeja hitam dan celana jeans.
Tidak jelas dari mana kabar adanya telepon pada Kapolri Jenderal Sutanto itu berasal. Isu itu muncul dari temuan selembar foto bersama Ayin dengan Kapolri Sutanto dan istri pada pesta pernikahan anak Ayin beberapa waktu lalu di Jakarta Expo Centre, Jakarta.
Pihak Mabes Polri telah pula menyangkal bahwa Kapolri mengenal Artalyta. "Memang itu foto pernikahan, tapi Kapolri tidak kenal dengan yang bersangkutan," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Abubakar Nataprawira pada 5 Maret silam.
(lh/nrl)











































