Senang Bertemu Orang Israel

Petualangan Ashtari

Senang Bertemu Orang Israel

- detikNews
Senin, 16 Jun 2008 10:00 WIB
Senang Bertemu Orang Israel
Jakarta - Habib Ashtari Tolekaran (28) memulai perjalanan bersepeda keliling dunia dari rumahnya di Teheran, pada 9 Februari 2008. Pada bulan ini, dia sudah tiba di Jakarta.

Rute yang ditempuhnya adalah dari Iran, melewati garis pantai Pakistan hingga tiba di Mumbai, India.

Dari India, dia bersepeda lagi menyusuri perbatasan Pakistan-India hingga sampailah di Nepal. Di Nepal, dia senang banyak menemukan avonturir bersepeda seperti dirinya dan orang Israel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama ini orang Iran tidak pernah melihat orang Israel, dan sebaliknya. Tapi di Kathmandu, saya banyak bertemu orang Israel. Mereka juga takjub dan ada beberapa yang jadi teman saya," ujar pria lajang ini saat mampir di kantor detikcom di Warung Buncit, Jakarta Selatan, Jumat (13/6/2008) lalu.

Dia juga tak habis pikir tentang pengidentikan sifat tertentu dengan suku atau agama tertentu. "Kenapa Muslim harus identik dengan teroris? Arab identik dengan teroris? Dunia juga cenderung menyamakan orang Iran dengan Arab. Padahal kami bukan orang Arab. Bahasa kita juga bukan Arab, tapi Parsi. Perbedaan yang orang tak tahu," ujarnya.

Di Nepal, Ashtari juga mengunjungi titik awal pendakian Himalaya. Setelah 2 bulan berkeliling India-Nepal, dia bermaksud meneruskan perjalanannya ke Asia Tenggara melalui Banglades. Namun, karena kepentok masalah visa, baik di Banglades, juga di negara junta militer Tan Shwe, Myanmar.

"Di Myanmar tak bisa dimasuki. Waktu itu ada musibah hujan lebat (Topan Nargis) dan lagi-lagi masalah politik," kata dia.

Karena tak bisa masuk Banglades, dan visa di Nepal sudah habis, dia harus segera hengkang dari negara itu. "Saya akhirnya terbang dari Nepal ke Kuala Lumpur, Malaysia," ujar Ashtari. Dari Malaysia, Ashtari menjejakkan kaki ke Indonesia. (nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads