"Saya akan berpikir tentang itu, ya, menulis buku," ujar Bush ketika ditanya apakah akan berencana menulis buku setelah meninggalkan Gedung Putih, seperti dilansir Reuters, Senin (16/6/2008).
Maklum, buku itu bisa digunakan untuk menyampaikan pandangan Bush, tentang perang Irak. Sebelumnya, mantan jubir Bush, McClellan mengatakan Gedung Putih di bawah pimpinan Bush, menyembunyikan fakta, dan mengerahkan propaganda pembenaran invasi Irak untuk menggulingkan Saddam Husein, pada tahun 2003.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serius saya tidak menonton TV. Saya suka lihat pertandinan olahraga, tapi lebih suka membaca buku. Saya lebih sering membaca," ujar Bush.
Kalau Bush benar menulis buku, maka Bush mengikuti jejak pendahulunya, Bill Clinton. Clinton menerbitkan buku setelah meninggalkan Gedung Putih. Clinton menuliskan 8 tahun pengalamannya selama bertahta di Gedung Putih. Dari buku berjudul 'My Life' itu, Clinton memperoleh US$ 23 juta. (nwk/rdf)











































