Bahan Bakar Air Bisa Secara Teknologi, Tapi Tak Ekonomis

Bahan Bakar Air Bisa Secara Teknologi, Tapi Tak Ekonomis

- detikNews
Minggu, 15 Jun 2008 23:56 WIB
Jakarta - Blue energy yang disebut-sebut sebagai bahan bakar dari air banyak diragukan
kalangan. Sebenarnya membuat bahan bakar dari air memang dimungkinkan. Sayangnya tidak ekonomis.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah melakukan penelitian tentang membuat bahan bakar dari air. Dari kajian BPPT, memang dimungkinkan membuat bahan bakar dari air.

"Dari hasil kajian kita masih belum ekonomis. Jadi belum kita lakukan," kata
Direktur Pengembangan Sumberdaya Energi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Unggul Priyanto saat berbincang dengan detikcom via telepon, Minggu (15/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BPPT pernah mengkaji produk blue energy Joko Suprapto. Dari hasil kajian itu, produk blue energy Joko mirip solar. Menurut Unggul kunci bahan bakar air ala Joko adalah pembangkit listriknya. Saat BPPT menanyakan masalah itu kepada Joko, pria yang dicap sebagai penipu oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Universitas Gajah Mada (UGM) itu berkata bisa membuat listrik yang murah.

"Jadi ada dua proyek yang diajukan Joko. Listrik yang di UMY itu untuk mendukung
proyek blue energy. Tapi ternyata kan yang listrik itu disebut UMY sebagai tipuan,"
kata Unggul.

BPPT siap membuat ataupun mendukung bahan bakar dari air jika telahย  menemukan teknologi baru yang lebih ekonomis. "Teknologi yang ada sekarang masih tidak ekonomis. Kalau ada yang baru lebih ekonomis dan bisa dibuktikan secara ilmiah, silakan saja," pungkas Unggul. (iy/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads