Masyarakat Desa Balai Pungut, Kecamata Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau dihebohkan dengan temuan bangkai gajah jantan. Gajah yang pertama kali ditemukan warga itu kondisinya sudah membusuk. Gajah itu tergeletak kakuΒ diperladangan warga tempatnya di Dusun Simpang Jepang, atau sekitar 7 kmΒ dari pinggir jalan lintas timur Duri menghubungkan ke Pekanbaru.
"Tim kita sudah berada di lokasi bangkai gajah itu. Dari sana diketahui, gajah jantan itu sudah tidak memiliki gading lagi. Ada dugaan gading gajah sengaja diambil oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab," kata Wakapolres Bengkalis, Kompol Trunoyudo dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (14/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan siapa pelaku pembunuhan gajah itu. Polisi masih terus melakukan penyidikan untuk mengungkap mesteri kematian hewan darat terbesar itu. Polisi sudah melaporkan kasus kematian gajah ini ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau.
"Kita tetap akan menyelidikan kasus tersebut. Namun demikian kita juga sudah memberikan laporan kepada pihak BKSDA selaku institusi yang berwenang menanganai masalah satwa langka," terang Trunoyudo.
Catatan detikcom, konflik gajah dengan manusia terus saja terjadi dalam kurun waktu 7 tahun terakhir. Setidaknya masih ada sekitar 300 ekor gajah liar yang berada di sejumlah kabupaten di Riau. Jumlah ini menurun drastis dibandingkan 10 tahun sebelumnya, yang mencapai di atas 400-an ekor.
Kondisi gajah liar terus terdesak dengan semakin menyempitnya wilayah mereka. Kondisi ini juga yang memaksa terjadinya konflik berkepanjangan. Habitat yang kian terbatas memaksa gajah liar mencari makan di areal perladangan warga. Kalau sudah terjadi konflik baik manusia dan gajah sama-sama menjadi korban. Tidak sedikit pula manusia juga tewas diinjak-injak gajah liar.
Pada tahun 2006 silam, dua ekor gajah liar sempat masuk kota Pekanbaru. Gajah liar itu memasuki wilayah kota tepatnya di JlΒ Iman Munandar. Kedua gajah itu dengan santai nongkrong di depan ruko pada pagi hari.
Gajah masuk kota itu, membuat heboh warga Pekanbaru. Saat itu, warga di sekitar jalan Imam Munandar antara ketakutan dan heran karena baru kali pertama ada gajah liar masuk ketengah kota. (cha/djo)











































