JK: Kejagung Harus Diisi Wajah Baru

JK: Kejagung Harus Diisi Wajah Baru

- detikNews
Sabtu, 14 Jun 2008 11:28 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla menilai tingkat keberhasilan Kejaksaan Agung dalam memberantas korupsi masih rendah. Menurutnya, diperlukan suatu pembenahan dengan memunculkan wajah-wajah baru.

Berikut wawancara wartawan dengan JK di rumah dinas Wakil Presiden, Jl Madiun, Menteng, Jakarta, Sabtu (14/6/2008)

Upaya penegakan hukum banyak dilakukan KPK, kenapa jaksa dan polisi tidak?


KPK itu memang sangat penting dan sangat dikenal karena tugasnya melibatkan orang besar dan uang besar dan menjadi berita besar. KPk punya keberanian, KPK powerfull.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kita apresiasi terhadap KPK yang punya wewenang untuk menyadap secara legal. Sedangkan polisi dan jaksa banyak di daerah-daerah dengan mengusut kasus illegal logging.

Kenapa ironisnya justru aparat pemerintah terlibat kasus korupsi?


Ironis karena ada mafia di mana-mana. Tetapi ini bukan hal yang baru, 10 tahun yang lalu juga sudah muncul.

Berarti pembenahan (kejaksaan) belum cukup berhasil?


Tingkat keberhasilan masih rendah. Sekarang sudah bergerak ke atas. Seorang pejabat yang tidak punya moral dan wibawa tidak bisa memimpin anak buahnya.

Moral sudah ambruk, apa yang harus dilakukan?


Ya pembenahan dengan memunculkan wajah baru yang bersih dan eksis.

Butuh berapa lama untuk melakukan pembenahan?


Saya bicara dengan konsultan antikorupsi di Hong Kong yang menjadi acuan KPK. Dulu di Hong Kong memanggil pemadam kebakaran saja harus pakai uang. Sekarang di Hong Kong semua itu sudah bersih dan falsafah yang banyak digunakan dengan belajar di Hong Kong. (aan/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads