Ternyata, tidak hanya manusia yang kehilangan tempat tinggal.
Di propinsi Sichuan, panda-panda yang masih hidup bebas di alam ikut bersedih. Sebab, rumah mereka ikut rusak dihantam gempa besar itu.
"Gempa besar-besaran telah merusak hutan dalam skala yang luas. Itu sangat
mengancam habitat panda di alam bebas," kata Yan Xun, staff ahli Badan
Administrasi Kehutanan China seperti dikutip dari AFP, Jumat (13/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panda-panda itu, terbiasa hidup di gua ataupun lubang pohon.
Saat gempa terjadi, gua dan lubang pohon ikut rusak. Parahnya, bambu yang menjadi santapan sehari-hari ikut rusak.
"Banyak gua dan lubang pohon dimana panda tinggal ikut rusak, air ikut
kotor dan bambu tertimbun atau porak-poranda. Lingkungan tempat tinggalnya
benar-benar rusak," imbuh Yan Xun.
Menurut data dari badan tersebut, jumlah panda yang terancam habitatnya
mencapai 1.400 ekor. Jumlah itu merupakan 88 persen dari populasi panda di
negeri itu. (Ari/ken)











































