"Ya benar, hal itu diperlihatkan kepada kita saat dialog dengan mahasiswa Unas beberapa waktu lalu," ujar Ketua TPF Kasus Unas Nurcholis saat dihubungi detikcom, Jumat (13/6/2008).
Nurcholis yang juga merupakan Ketua Sub Komisi Pemantau dan Penyelidikan Komnas HAM ini mengaku telah mengkonfirmasi temuan peluru karet ini ke Polda Metro Jaya, namun pihak Polda membantah memiliki peluru semacam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini TPF sedang fokus untuk menyelidiki siapa pemilik peluru karet tersebut.
"Saat ini sedang diusahakan untuk memperjelas siap pemilik temuan tersebut," tandasnya.
TPF juga siang tadi telah berdiskusi dengan Kapolres Jakarta Selatan tentang berbagai hal yang menjadi kontroversi seputar penyerangan kampus Unas tersebut. Antara lain soal bom molotov, narkoba dan alasan penyerangan oleh polisi.
"Tapi belum ada hasilnya," pungkas dia.
(rdf/nrl)











































