Penyelidikan Kasus Perampokan Sadis di Semarang Ada Kemajuan

Penyelidikan Kasus Perampokan Sadis di Semarang Ada Kemajuan

- detikNews
Jumat, 13 Jun 2008 14:53 WIB
Semarang - Perampokan sadis yang menewaskan suami istri juragan emas dan pembantunya di Semarang belum terungkap. Tapi polisi mengaku sudah ada kemajuan dalam penyelidikan kasus tersebut.

Direskrim Polda Jateng, Kombes Dewa Parsana mengaku tidak bisa menjelaskan kemajuan yang dimaksud. Sebab hal itu bisa mengganggu kerja jajaran bawahannya.

"Kasihan teman-teman di lapangan, kalau kami beri keterangan mengenai hasil penyelidikan sementara. Nanti saja," elaknya di Mapolda, Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (13/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Parsana meyakini pelaku mengikuti perkembangan informasi dari media, sehingga jika polisi menjelaskan secara detail hasil penyelidikan, hal itu bisa memudahkan pelaku menghindar.

Lebih lanjut Parsana mengatakan, kemajuan itu ibarat lilin yang mulai menyala. Polisi hanya tinggal melanjutkan temuan di lapangan dan alat bukti yang ada.

Mengenai kepastian jumlah emas yang dibawa kabur perampok, Parsana juga enggan menjelaskan. "Yang jelas, mudah-mudahan saja semua segera terungkap," katanya.

Perampokan itu menimpa sebuah toko emas "Bintang Mas", Jalan Kranggan Timur (kini Jalan Wachid Hasyim) 12 Semarang, Rabu (4/6) malam. Suami istri, Welly Chandra (34) dan Anik Wijaya (32), dan pembantunya, Wulandari (15) tewas dibunuh. (try/djo)


Berita Terkait