Direskrim Polda Jateng, Kombes Dewa Parsana mengaku tidak bisa menjelaskan kemajuan yang dimaksud. Sebab hal itu bisa mengganggu kerja jajaran bawahannya.
"Kasihan teman-teman di lapangan, kalau kami beri keterangan mengenai hasil penyelidikan sementara. Nanti saja," elaknya di Mapolda, Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (13/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Parsana mengatakan, kemajuan itu ibarat lilin yang mulai menyala. Polisi hanya tinggal melanjutkan temuan di lapangan dan alat bukti yang ada.
Mengenai kepastian jumlah emas yang dibawa kabur perampok, Parsana juga enggan menjelaskan. "Yang jelas, mudah-mudahan saja semua segera terungkap," katanya.
Perampokan itu menimpa sebuah toko emas "Bintang Mas", Jalan Kranggan Timur (kini Jalan Wachid Hasyim) 12 Semarang, Rabu (4/6) malam. Suami istri, Welly Chandra (34) dan Anik Wijaya (32), dan pembantunya, Wulandari (15) tewas dibunuh. (try/djo)











































