Kapolsek Cilandak Dicatut Penipu

\'Coklat Narkoba\' Dimakan Anak TK

Kapolsek Cilandak Dicatut Penipu

- detikNews
Jumat, 13 Jun 2008 10:53 WIB
Kapolsek Cilandak Dicatut Penipu
Jakarta - Kasus narkoba Happy Five yang dimakan anak TK karena dikira coklat belum kelar, eh ada masalah baru lagi. Kapolsek Cilandak Kompol Makmur Simbolon dicatut namanya oleh seseorang untuk memeras Sri, ibunda Rida Wahyu, siswa TK yang membawa 30 butir Happy Five sebagai bekal ke sekolah.

Sementara Rudi Mochtar yang juga suami Sri, sang pemilik 'coklat narkoba', masih buron.

"Nama saya dicatut oleh seseorang. Banyak kepentingan di luar," kata Makmur kepada detikcom, Jumat (13/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makmur dicatut namanya oleh seorang yang mengaku sebagai Kapolsek. Oknum itu menghubungi Sri lantas memerasnya. Sri sempat memberikan uang Rp 1 juta menyusul merebaknya berita 5 siswa TK mengkonsumsi 'coklat narkoba'.

"Kita masih pancing-pancing dia (pemeras-red). Masih dihubungi terus. Kelihatannya ada di kawasan Cempaka Putih," ujar Makmur.

Dalam kesempatan itu, Makmur mengatakan pemilik 'coklat narkoba' belum ditangkap. "Masih kita kejar," kata Makmur.

Rida Wahyu, siswa TK Sekar Bangsa membawa 30 butir Happy Five sebagai bekal sekolah pada Senin 9 Juni. Rida membagi-bagikan 'coklat narkoba' itu kepada 4 temannya. Hasil tes urine menunjukkan, 5 siswa TK itu pun terkontaminasi zat psikotropika. Barang haram itu rupanya ditemukan Sri dari tas suaminya, Rudi. (aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads