Sementara Rudi Mochtar yang juga suami Sri, sang pemilik 'coklat narkoba', masih buron.
"Nama saya dicatut oleh seseorang. Banyak kepentingan di luar," kata Makmur kepada detikcom, Jumat (13/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita masih pancing-pancing dia (pemeras-red). Masih dihubungi terus. Kelihatannya ada di kawasan Cempaka Putih," ujar Makmur.
Dalam kesempatan itu, Makmur mengatakan pemilik 'coklat narkoba' belum ditangkap. "Masih kita kejar," kata Makmur.
Rida Wahyu, siswa TK Sekar Bangsa membawa 30 butir Happy Five sebagai bekal sekolah pada Senin 9 Juni. Rida membagi-bagikan 'coklat narkoba' itu kepada 4 temannya. Hasil tes urine menunjukkan, 5 siswa TK itu pun terkontaminasi zat psikotropika. Barang haram itu rupanya ditemukan Sri dari tas suaminya, Rudi. (aan/nrl)











































