Istana: Itu Zaman Orde Baru

Gus Dur Tuding Hakim Ditekan SBY

Istana: Itu Zaman Orde Baru

- detikNews
Jumat, 13 Jun 2008 07:35 WIB
Jakarta - Ketua Dewan Syuro DPP PKB Abdurrahman Wahid menuding Presiden SBY menekan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) untuk memenangkan PKB kubu Muhaimin. Istana meminta Gus Dur menghormati pengadilan.

"Tekan menekan itu zaman Orde Baru. Pengadilan sekarang ini luar biasa mandirinya," kata Jubir Presiden Andi Mallarangeng kepada detikcom, Jumat (13/6/2008).

Menurut Andi, sudah tidak bisa lagi pemerintah menekan pengadilan, apalagi mempengaruhi pengambilan keputusan hakim. Kenyataannya, pemerintah juga sering kalah di pengadilan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Mahkamah Konstitusi pemerintah kan sering kalah, di MA juga dalam beberapa putusan terkait sengketa," imbuh Andi.

Andi menyarankan Gus Dur untuk menghormati keputusan pengadilan. Tudingan Gus Dur yang mengatakan SBY menggunakan tangan Mensesneg Hatta Radjasa dan Seskab Sudi Silalahi untuk menekan hakim, dianggap tidak berdasar.

"Sama sekali tidak beralasan. Lebih baik menghormati putusan pengadilan," pungkas Andi. (fay/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads