Jakarta -
Akibat perbedaan persepsi garis batas perbatasan laut, nelayan RI kerap bermasalah dengan patroli laut Australia. Presiden SBY dan PM Kevin Rudd membahas peluang patroli bersama sebagai solusi masalah itu dalam pertemuan besok pagi.
Demikian kata Menhan Djuwono Sudharsono menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/6/2008).
"Kira sedang berunding dengan yang bersangkutan terutama soal patroli terkoordinasi RI-Australia menyangkut penyisiran masing-masing di koordinat batas teritorial laut. Di situ masih ada sengketa dan mudah-mudahan alat GPS-nya sama," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah lain bidang pertahanan yang juga akan dibahas adalah kerja sama pengadaan alutsista khususnya untuk kapal patroli cepat. Menhan juga mengusulkan kerjasama pendidikan perwira TNI di Australia ditingkatkan terutama penambahan kuota peserta bagi manajemen dan perencanaan pertahanan bagi perwira TNI.
"Dari 6 menjadi 9 orang setiap tahunnya, itu yang konkrit saya usulkan. Ada dari AD, AL dan AU," sambung Menhan.
(lh/aba)