Nasib naas tersebut dialami oleh Bunga (8). Pagi ini, ketika hendak berangkat sekolah, Bunga dipanggil oleh pelaku di Pasar Manggis, Setiabudi. Diiming-imingi akan dikasih uang Rp 2 ribu, korban pun mau diajak ke kamar mandi pasar.
"Katanya mau dibeliin jajan. Jadi mau," kata korban yang masih mengenakan baju sekolah di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya II, Jaksel, Kamis (12/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah nggak tahan. Udah 40 tahun belum dapat istri," tutur pelaku yang bekerja sebagai penjual telur di pasar tersebut.
Usai mencabuli, pelaku yang berasal dari Garut itu lalu membolehkan korban berangkat sekolah. Tapi karena takut dan kesakitan, korban pulang ke rumah. Di rumah, ibu korban, Sulis (31) langsung kaget mendapati anaknya pulang sambil menangis. Setelah ditanya, diapun bertutur apa adanya.
"Anak saya tadi siang kencing sambil nangis kesakitan. Selain itu, kalau ketemu laki-laki selain bapaknya ketakutan," tutur ibu berjilbab ini menceritakan derita anaknya di Mapolres Jakarta Selatan.
Tidak berapa lama, ibu korban melaporkan kasus ini ke Mapolsek Setiabudi dan diteruskan ke Mapolres Jaksel. Tak berapa lama, pelaku dibekuk dan digelandang ke Mapolres untuk proses hukum lebih lanjut. (asp/aba)











































