"Kalau yang satu lagi (Untung--red) tidak dipanggil, karena tidak terkait langsung dengan dakwaan. Peristiwanya kan sudah selesai," ungkap jaksa KPK Sarjono Turin yang merupakan penuntut umum dalam sidang Artalyta, saat dihubungi detikcom, Kamis (12/6/2008).
Sarjono mengakui, pembicaraan Untung dengan Artalyta memang sangat intensif. Terjadi dialog bagaimana menghindarkan Artalyta dan 'bos kita semua' dari dugaan pidana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat panggilan pada Kemas memang belum dikirimkan KPK. "Namun kita sudah menyiapkan. Terakhir-terakhir nanti (bersaksi)," pungkas Sarjono.
Kemas saat ini menjabat sebagai staf ahli Jaksa Agung. Dia mengakui mengadakan hubungan telepon dengan Artalyta beberapa waktu sebelum peristiwa jaksa Urip Tri Gunawan tertangkap tangan menerima suap. (aba/nrl)










































