Menurut Ahmadinejad, Bush berniat menyerang Iran namun telah gagal menghentikan program nuklir Iran.
"Orang jahat itu ingin mengganggu negara Iran. Bush telah berencana, masuk ke Afghanistan dan kemudian Irak, dan mengumumkan bahwa Iran target ketiga," cetus pemimpin Iran itu seperti dilansir News.com.au, Kamis (12/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Bush menegegaskan sikapnya bahwa tak ada opsi yang tak mungkin dalam upaya memaksa Iran menghentikan ambisi nuklirnya.
Pada konferensi pers dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, 11 Juni lalu, Bush berujar: "Pilihan pertama saya adalah menyelesaikan ini secara diplomatik, namun semua opsi masih mungkin."
AS dan sejumlah negara sekutunya gencar menuduh Iran berupaya mengembangkan senjata nuklir. Iran membantah keras tudingan itu. Ditegaskan Iran, program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni menghasilkan tenaga listrik. (ita/nrl)











































