Guru SD Terlibat Kasus Curanmor di Jaksel

Guru SD Terlibat Kasus Curanmor di Jaksel

- detikNews
Rabu, 11 Jun 2008 19:00 WIB
Jakarta - Sebanyak 26 mobil dan 9 motor hasil curian diamankan pihak Polres Jakarta Selatan. Dalam kasus ini 26 orang ditetapkan sebagai tersangka, salah satunya guru SD di Indramayu.

Puluhan kendaraan bermotor ini merupakan hasil operasi polisi sejak Mei dan Juni 2008. Selain menyita kendaraan, polisi juga menyita barang bukti berupa satu buah senjata api jenis revolver, puluhan senjata tajam, nomor palsu, STNK palsu, bor serta kunci latter T.

"Para pelaku merupakan jaringan yang terorganisir," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel, Kompol Iwan Kurniawan di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya II, Rabu (11/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang tersangka, Hadi Santoso (40), kini berstatus guru SD di Indramayu. Hadi terpaksa ditembak di bagian betis kirinya karena berusaha kabur saat mencuri dengan lima temannya di jalan Bukit Duri Tanjakan, Tebet, Jaksel pada 5 Juni.

"Dari tangan tersangka juga berhasil disita senapan api yang digunakan untuk menakut nakuti korban apalagi kepergok," tambahnya.

Kini, puluhan kendaraan bermotor tersebut diamankan di Polres Jaksel. Warga yang merasa kehilangan bisa menghubungi Mapolres Jaksel. Seperti salah satu korban, Sudin Silalahi,51, yang mengambil mobil Suzuki Carry warna biru yang dirampok akhir Mei di TB Simatupang. (asp/mly)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads