Aksi demo tersebut digelar di Bundaran Air Mancur, Palembang, mulai pukul 14.00 WIB, Rabu (11/6/2008). Aksi itu dihadiri sejumlah tokoh Palembang, seperti Habib Umar Shahab, Habib Mahdi, Habib Ali Umar Thoyib, dan Ustad Solihin Hasibuan. Sultan Palembang, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan ulama sepuh lainnya juga tak mau ketinggalan.
Â
Massa mendesak Kapolri Jenderal Sutanto segera membebaskan Munarman dan Ketua FPI Habib Rizieq. Massa juga meminta pemerintah segera membubarkan Ahmadiyah.
Dari Bundaran Air Mancur, massa bergerak menuju DPRD Sumsel, melalui Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kapten Rivai, dan Jalan POM IX. Akibatnya terjadi kemacetan sepanjang jalan itu.
Â
Batal ke Ahmadiyah
Semula ribuan orang itu akan ke kantor Ahmadiyah Palembang di Jl Anwar Sastro. Namun rencana itu dibatalkan karena ada kabar Ahmadiyah Palembang telah melepaskan plang namanya sejak Selasa 10 Juni.
Sementara di kantor Ahmadiyah, sejumlah pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel melakukan dialog dengan sejumlah jamaah Ahmadiyah. Intinya, jamaah Ahmadiyah akan mematuhi semua keputusan pemerintah yang tertuang dalam SKB Ahmadiyah.
(tw/djo)











































