"Pergub kita siapkan, nanti harus diikuti," kata Kepala Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan Pemprov DKI Jakarta Hari Sasongko di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (11/6/2008).
Hari mengatakan, bangunan merupakan pengguna energi dan penyumbang polusi terbanyak. Meski sedikit terlambat dibanding negara lain, Pemprov DKI akan membuat desain bangunan yang dapat mengurangi pemborosan energi alam.
"Misalnya mengurangi penggunaan AC dengan memperbanyak ventilasi atau mengurangi lampu dengan banyak jendela," katanya.
Selain itu, atap gedung yang biasanya hanya dibiarkan memantulkan radiasi, dalam konsep green building, roof top akan dibuat lebih hijau. "Dihijaukan dengan dibangun taman misalnya," katanya.
Namun konsep ini tidak dapat diterapkan pada 2008 karena mahalnya biaya. Developer, kata Hari, kemungkinan tidak dapat mengikuti konsep semacam ini secara cepat.
"Mungkin baru efektif 2009," katanya.
(ken/nrl)











































