Pangeran Charles menyerahkan uang sebesar 453 pounds dan 15 pence yang belum dibayar Raja Charles II kepada perusahaan Clothiers Company di Worcester, Inggris tengah, pada tahun 1651.
Utang tersebut terjadi 357 tahun silam ketika Raja Charles II memesan pakaian seragam untuk pasukannya. Seragam itu dipakai untuk berperang melawan pasukan republik Oliver Cromwell pada tahun yang sama.
"Tampaknya anggota-anggota Clothiers Company punya ingatan yang panjang," kata Charles saat membayar utang keluarga kerajaannya itu.
"Yang saya maksud panjang karena hampir 400 tahun," tutur Charles seperti dilansir Sydney Morning Herald, Rabu (11/6/2008).
Pimpinan Clothiers Company, Philip Sawyer, menerima uang tersebut dan memberikan tanda bukti pembayaran kepada Charles.
Jika total bunga ikut dihitung, maka 453 pounds dan 15 pence (3 shilling) pada tahun 1651 akan bernilai sekitar 47.500 pounds pada tahun 2007 lalu. Demikian menurut BBC mengutip perhitungan yang dilakukan lembaga Institute for the Measurement of Worth.
Tidak jelas mengapa Charles baru membayar utang tersebut sekarang. (ita/nrl)











































