"Operasi untuk memindahkan tubuh-tubuh korban tersebut masih berlangsung," ujar Kepala Kepolisian setempat Jenderal Al Adel kepada stasiun televisi Sudan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (11/6/2008).
"Ini evakuasi yang sangat sulit sekali, sebab banyak tubuh penumpang hangus dan tidak menyatu lagi," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang penumpang yang selamat menuturkan, pesawat mencoba untuk mendarat. "Namun pilot mengatakan kepada kami bahwa pesawat tidak bisa menyentuh tanah karena cuaca sangat buruk," ujarnya.
Kemudian, lanjutnya, pesawat terbang di atas pelabuhan Sudan dan kembali ke Khartoum beberapa jam kemudian."Ketika mendarat terjadilah benturan," imbuhnya.
Penumpang lainnya, Al Haj Bashir, mengatakan, pendaratan pesawat memang dirasakannya tidak normal. Dia melihat sayap kanan pesawat memercikkan api setelah 2 sampai 3 menit mendarat.
Sebelum mendarat dan terbakar di bandara Khartoum, pesawat Sudan Airways terbang dari Suriah dan Yordania. Pesawat naas itu membawa 217 orang yang terdiri dari 203 penumpang dan 14 kru pesawat. (irw/anw)










































