Takut Disuntik, Ratusan Korban Keracunan Ogah Dirawat di RS

Takut Disuntik, Ratusan Korban Keracunan Ogah Dirawat di RS

- detikNews
Selasa, 10 Jun 2008 20:23 WIB
Majalengka - Ratusan karyawan Pertamina EP Region Jawa di Desa Bongas Wetan, Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka, Jabar keracunan makanan. Namun, tidak sedikit dari mereka yang menolak dibawa ke rumah sakit oleh perusahaan. Alasannya sepele, takut jarum suntik!

"Sebenarnya ada 200-300 korban. Tapi banyak yang takut dibawa ke rumah sakit karena takut jarum suntik," ujar salah seorang karyawan Pertamina EP Region Jawa Ade kepada detikcom di kompleks pengeboran di Desa Bongas Wetan, Majalengka, Jabar, Selasa (10/6/2008).

Menurut Ade, mereka lebih memilih menggunakan cara konvensional untuk mengatasi keracunan yakni dengan minum air kelapa muda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ade menambahkan, mereka juga takut dilarikan ke rumah sakit karena mengaku tidak punya uang untuk membayar biaya perawatan. "Karyawan di sini jumlahnya 600 orang, per hari digaji hanya sekitar Rp 12.000," kata Ade.

Sementara pihak Pertamina EP Region Jawa membantah karyawan yang keracunan tersebut adalah karyawan Pertamina.

"Kita masih menginvestigasi kasus keracunan tersebut. Para korban bukan pegawai Pertamina, mereka hanya outsorching," kata juru bicara Pertamina EP Region Ludi Sumarjonodi Sebuah rumah makan di Jalan Siliwangi, Cirebon.

Pantauan detikcom di lokasi pengeboran, akibat banyak karyawannya yang keracunan, proses pengeboran seismic menjadi terhambat. Meski sebagian sudah pulang dari RS, ratusan karyawan masih belum masuk kerja. (anw/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini