Demikian disampaikan Gubernur Riau, Rusli Zainal melalui Kabag Humas, Khairul Riski dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (10/6/2008). Menurutnya, dengan dikeluarkannya SKB tersebut, Pemprov Riau pada prinsipnya akan melaksanakan keputusan tersebut.
Diakui Khairul, sampai saat ini Pemprov Riau belum menerima juklak SKB tersebut. Namun dia tetap berharap semua komponen masyarakat dapat menyikapi keputusan tersebut secara arif dan bijaksana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada disampaikan jajaran Polda Riau. Mereka siap menjamin keamanan warga Ahmadiyah di Riau.
"Kita lebih fokus pada pengamanan jamaah Ahmadiah. Kita berharap, jangan sampai ada provokasi dalam menyikapi SKB tersebut. Selaku warga negara, jamaah Ahmadiyah tetap kita berikan perlindungan pengamanan," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Zulkifli.
Polda Riau tidak memiliki data konkret mengenai jumlah jemaah Ahmadiah di Riau. Tapi diperkirakan jamaah Ahmadiyah tidak terlalu banyak di Riau. Sebarannya hanya ada di Pekanbaru, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Begkalis.
"Polda Riau juga sudah mengintruksikan kepada jajaran Polres untuk mengamankan jamaah Ahmadiyah atas keputusan SKB tersebut. Ini perlu kita lakukan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," kata Zulkifli. (cha/djo)











































