Pakai Penyangga Hidung, Korban Rusuh Monas Datangi Polda

Pakai Penyangga Hidung, Korban Rusuh Monas Datangi Polda

- detikNews
Selasa, 10 Jun 2008 14:33 WIB
Jakarta - Luka di hidung salah seorang aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) M Guntur Romli belum pulih benar. Dengan hidung dibalut penyangga, Romli mendatangi Polda Metro Jaya.

Pembawa acara 'Kongkow Bareng Gus Dur' di Radio 68H itu hendak memberi kesaksian atas kekerasan yang dia alami pada 1 Juni 2008 lalu di Monas.

Guntur tiba di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (10/6/2008) pada pukul 14.00 WIB. Pria yang mengenakan kaos putih itu didampingi sekitar 5 orang rekannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini hidung saya belum bisa membaui," ujarnya.

Dia menuntut aksi anarkis di Monas diusut tuntas, dan aktor intelektual di balik kerusuhan itu segera diadili. Dia juga meminta agar dirilisnya SKB tidak menjadi pengalihan isu rusuh Monas.

"Kekerasan di Monas jangan dialihkan ke persoalan SKB," kata Guntur.

Pria berkacamata itu juga berpesan agar pemimpin FPI Habib Rizieq Shihab beserta pengikutnya bertobat dari kekerasan.

"Untuk Habib Rizieq, agar FPI dan pengikutnya bertobat dari kekerasan. Indonesia adalah negeri damai, bukan negeri kekerasan," ujarnya.
(fiq/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads