Para pekerja Pertamina itu mengalami gejala pusing, mual, dan muntah-muntah pada Selasa (10/6/2008) pagi. Karena kondisinya memburuk, pihak perusahaan kemudian melarikan para pekerja tersebut ke 3 RS, yakni RS Arjawinangun, RS Sumber Waras, dan RS Mitra Plumbon.
Sunanda, salah seorang pekerja menuturkan, malam hari sebelumnya mereka makan katering dengan lauk ikan bandeng dan sayur nangka. Setelah makan, tidak ada gejala apa pun yang dialami para karyawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Pelayanan dan Perawatan RS Arjawinangun dr Heri Septianto mengatakan, para pasien diduga keracunan bakteri. Pihak RS saat ini masih meneliti jenis dan asal bakteri tersebut.
"Kita masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para pasien. Jumlah pekerja Pertamina yang dirawat di RS ini sebanyak 53 orang," ujar Heri. (djo/nrl)











































