Kalla: Dalam Demokrasi Tak Ada Kemarahan Abadi

Kalla: Dalam Demokrasi Tak Ada Kemarahan Abadi

- detikNews
Selasa, 10 Jun 2008 02:23 WIB
Jakarta - Demokrasi bukan hanya bermaksud menjatuhkan orang saja. Namun demokrasi bertujuan untuk mencari jalan bagaimana membangun bangsa. Dalam berdemokrasi juga jangan ada dendam.

"Kita sering terlena dalam artian demokrasi seakan oposisi melulu," kata Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla.

Kalla menyampaikannya dalam acara pengkaderan fungsional mahasiswa Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta, Senin (9/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalla mencontohkan dalam berdemokrasi, Hillary Clinton dengan kekalahannya mau bergabung dengan Barack Obama.

"Kalau kita 5 tahun tidak berbicara. Jadi kita ingin menjalankan demokrasi dengan mental berbeda," imbuh dia.

Dalam berdemokrasi, lanjut Kalla, hendaknya kita tidak mempunyai kemarahan abadi, melainkan lapang dada. Kita ingin membangun demokrasi yang tidak merusak bangsanya.

"Kita tidak bisa mempunyai dendam kesumat dalam demokrasi, tidak ada kemarahan abadi. Kita lihat apanya yang harus dipermasalahkan," tandas dia. (mly/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads