Ahmadiyah Sumut Tetap Beraktivitas, Tak Terpengaruh SKB

Ahmadiyah Sumut Tetap Beraktivitas, Tak Terpengaruh SKB

- detikNews
Senin, 09 Jun 2008 23:13 WIB
Medan - Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang dikeluarkan pemerintah tentang Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI), ternyata tidak mempengaruhi kegiatan para jemaat Ahmadiyah di Sumatera Utara (Sumut). Pada Senin (9/6/2008), mereka tetap beraktivitas seperti biasa. Mereka menilai larangan berkegiatan yang disebutkan dalam SKB itu justru tidak jelas.

Muballigh Ahmadiyah Wilayah Sumatera Utara Bagian Barat, Ibnu Muhyiddin Siregar menyatakan, keluarnya SKB tersebut tidak mempengaruhi mereka. Sekitar 4.000 jamaah yang ada di Sumut tidak akan berhenti beribadah sesuai dengan ajaran Ahmadiyah.

"Beribadah itu merupakan perintah dalam Islam. Kita sangat kecewa dengan pemerintah yang telah bersikap tidak adil dengan mengeluarkan SKB itu," kata Ibnu Muhyiddin kepada detikcom di Medan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebenarnya, kata Ibnu Muhyiddin, masih rancu apa yang dilarang dalam SKB itu. Sebab itu pihaknya masih tetap menjalankan kegiatan seperti biasa. Apalagi mereka belum menerima salinan surat yang dimaksud. Selain itu mereka masih belum mendapat penjelasan dari pimpinan Ahmadiyah di Jakarta terkait keluarnya SKB itu.

"Kalau kami tetap salat, masak dilarang. Kalau kami baca Al Quran, masak dilarang. Mungkin yang dimaksud dilarang berkegiatan itu yakni kegiatan kami menyebarkan aqidah kepada orang lain. Mungkin, masih mungkin ya, mungkin itu yang dimaksudkan SKB tersebut," ujar Ibnu Muhyiddin.

Karena tidak jelasnya SKB tersebut, maka Ahmadiyah tetap melaksanakan ibadah seperti biasa. Hingga Senin malam, mereka tetap melaksanakan salat berjamaah di Masjid Mubarak di Jl. Pasar III, Medan yang juga merupakan sekretariat Ahmadiyah Sumatera Utara Bagian Barat. Sementara beberapa polisi berpakaian sipil maupun dinas, terlihat berjaga-jaga di sekitar masjid.
(rul/asy)


Berita Terkait