"Keluarga ya tidak ada masalah. Tenang-tenang saja," kata Anton Medan usai bertemu Munarman di Reskrim Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (9/6/2008).
"Yang sibuk kan polisi sama wartawan," ledeknya sambil tertawa.
Mantan preman yang kini menjadi menjadi pemimpin Ponpes At-taibin itu tidak khawatir pada hukuman yang akan dijalani Munarman. Anton menduga Munarman hanya akan dikenakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.
"Paling kena 170 KUHP. 170 Berapa sih (hukumannya)," ujarnya.
Tempat persembunyian Munarman selama menjadi pelarian masih belum jelas. Saat ditanya soal itu, Anton Medan menjawabnya dengan kelakar.
"Yang menyembunyikan Alquran. Tadi saya ketemu sebentar memberi nasihat agama lah," pungkasnya. (gah/gah)











































