"Kalau betul SKB itu pembubaran saya garansi dalam detik per detik Munarman akan muncul," ujar keluarga jauh Munarman, Anton Medan, kepada detikcom, Senin (9/6/2008) pukul 16.45 WIB.
Anton mengatakan, bila SKB bukan berisi pembubaran Ahmadiyah, maka Munarman belum tentu akan menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.
"Saya tidak yakin SKB itu pembubaran. Paling menghentikan kegiatan. Jadi wallahu'alam, Munarman belum tentu serahkan diri," jelas pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) At-Taibin di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ini.
Anton menuturkan, keluarga sudah tahu soal SKB yang akan diterbitkan Senin ini. Jika isinya pembubaran Ahmadiyah, pihak keluarga akan mengantarkan penyerahdirian Munarman ke Polda Metro Jaya.
"Dalam rapat Minggu sore, keluarga sepakat yang mengantar Munarman adalah keluarga, pengacara dan wartawan," ucap dia.
Anton mengaku, dirinya belum bertemu dengan Munarman. Namun dia menduga Munarman berada di Jakarta Timur atau di Jakarta Selatan.
SKB 3 menteri yang baru saja dirilis pemerintah itu berjudul Perintah Terhadap Penganut Pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI). Di dalamnya tidak ada perintah pembubaran Ahmadiyah. (nik/nrl)











































