Habib Rizieq sebelumnya secara bergelombang menerima tamu dari ribuan anggota ormas Islam yang menjenguknya di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (9/6/2008) sejak pukul 12.00 WIB.
Para tamu itu diangkut dengan mobil minibus milik Polda. Bus itu membawa 20 orang penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Habib Rizieq yang mengenakan baju gamis dan sorban warna putih ini pun berorasi bak seorang demonstran. Sekitar 30 aparat tampak berjaga-jaga di pintu masuk Polda Metro Jaya.
"Hari ini menjadi hari pembedaan antara hak dan yang batil. Hari ini menjadi hari persatuan umat Islam. Saya mengamanatkan jangan mundur untuk bubarkan Ahmadiyah. Jangan mau dikotori oleh provokasi," kata Habib Rizieq.
Di tahanan, Habib Rizieq mengaku beribadah dengan tenang dan meminta proses hukum terhadapnya tetap berjalan.
"Saya minta Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dan Gus Dur diperiksa dan ditangkap oleh polisi," kata Habib Rizieq yang disambut takbir "Allahu Akbar....Allahu Akbar...Bubarkan Ahmadiyah" berulang kali.
Setelah orasi 10 menit, Habib Rizieq lalu meminta massa membubarkan diri. Habib Rizieq pun kembali ke dalam hotel prodeo. Massa pun membubarkan diri dengan menumpang bus dan motor.
(aan/nrl)











































