Setelah membunuh Aisyah Susan Sieh pada Maret 2007, Hermanto mentransfer uang milik istrinya ke rekening pribadinya. Rumah dan apartemen milik pengusaha kaya asal Taiwan itu dipindahkan atas nama Hermanto.
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Chairul Anwar memaparkan sejumlah kejanggalan seputar kasus pembunuhan Susan. Kejanggalan tersebut dilakukan oleh tersangka Hermanto.
Menurut Chairul, Hermanto diketahui mengganti KTP-nya. Selain itu, Hermanto juga mengganti nomor telepon rumah agar tidak bisa dihubungi dari Taiwan, negara asal Susan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anehnya lagi, lanjut dia, Hermanto tidak mencari istrinya yang hilang 15 bulan.Ini menimbulkan dugaan Hermanto turut menghabisi korban.
Pada Minggu kemarin, polisi menyebutkan kekayaan Susan antara lain deposito US$ 500 ribu dan Rp 2 miliar. Belum termasuk dua rumah mewah di perumahan Tanjung Raya Mas, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, bernilai miliaran rupiah. (aan/nrl)











































