Tim Mabes Polri Turun Tangan, Wartawan Dilarang Meliput

Keracunan di SPN Pekanbaru

Tim Mabes Polri Turun Tangan, Wartawan Dilarang Meliput

- detikNews
Senin, 09 Jun 2008 11:30 WIB
Pekanbaru - Nasib apes dialami sejumlah wartawan saat akan menindaklanjuti peliputan kasus keracunan yang dialami ratusan siswa Sekolah Polisi Negera (SPN) Pekanbaru. Para jurnalis ini dilarang melaksanakan tugasnya.

Kedatangan para wartawan ini berawal dari informasi yang menyebutkan tim Mabes Polri datang ke SPN Pekanbaru. Kedatangan tim Mabes Polri diduga terkait kasus keracunan yang dialami para siswa SPN Pekanbaru.

"Ngapain masuk-masuk. Tidak ada liput-liputan, keluar saja," hardik seorang petugas jaga SPN Pekanbaru saat melihat kedatangan wartawan, Senin (9/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belasan wartawan yang datang bersamaan itu pun tak mau menyerah begitu saja. Berbagai upaya negosiasi dilakukan. Termasuk mengatakan hanya ingin bertemu dengan Kapolda Riau yang dikabarkan sedang berada d SPN Pekanbaru. Namun upaya itu pun kandas.

"Pak Kapolda sedang sibuk," ketus petugas jaga itu lagi. Akhirnya, para wartawan pun memilih balik kanan karena tidak memungkinkan berbicara baik-baik dengan para petugas jaga tersebut.

Jumat 6 Juni malam, ratusan siswa SPN Pekanbaru mengalami gejala keracunan. Hal tersebut terungkap berdasarkan pengakuan sejumlah orangtua siswa yang berdatangan ke SPN Pekanbaru. Kasus ini memang terkesan ditutup-tutupi. Belum ada pejabat di Polda Riau yang bersedia memberikan keterangan resmi mengenai kasus ini.
(djo/mar)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads