Pelaku diketahui bernama Tomohiro Kato (25), yang berasal dari Provinsi Shizuola. Pria ini mengaku 'capek hidup' sehingga siap membunuh siapa saja. Sehingga, Kato memilih 'ladang pembantaiannya' adalah kawasan Akihabara yang merupakan kawasan pertokoan yang ramai pengunjung.
"Saya datang ke Akihabara untuk membunuh orang. Tak masalah siapapun yang saya akan bunuh," kata Kato seperti dikutip Jiji Press dari polisi, dan kemudian dilansir ulang AFP, Minggu (8/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi maut Kato akhirnya berakhir dengan duel melawan seorang polisi yang bersenjatakan tongkat. Pisau di tangannya terlepas setelah seorang polisi lainnya mengarahkan senapan.
Tampak 17 orang terkapar berdarah-darah di jalanan. Di kepala Kato sendiri tampak darah mengucur saat digiring polisi ke tahanan.
7 Orang korban tewas terdiri dari 6 pria berusia 19, 20, 29, 33, 47 dan 74 tahun. Lalu seorang wanita berusia 21 tahun. Belum diketahui apakah semua korban adalah warga negara Jepang, mengingat lokasi pembunuhan juga ramai dikunjungi warga asing. (aba/aba)











































