"Siapa pun yang mau datang, kita akan menyambut dengan baik dan siap berdamai. Tapi kalau Garda Bangsa dan Pemuda Ansor datang untuk membuat kerusakan dan tetap menunjukkan kekebalan (ilmu tenaga dalam-red), FBR siap mengamankannya," ujar Ketua FBR Fadloli El Muhir di kantor FBR, Jl Raya Pondok Kopi, Jakarta Timur, Minggu (8/6/2008).
"PKB Garda bangsa, GP Ansor, agar istighfar dan bertobat. Kalau tetap memperlihatkan kekebalannya ke Jakarta, FBR 100 persen siap," imbuh pria yang gagal bertarung sebagai senator DKI Jakarta tahun 2004 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga menyatakan, pada Senin besok ada aksi besar-besaran ke Istana. Dia meminta anggota dan jawara FBR untuk siaga mengamankan aksi tersebut.
Sedangkan mengenai Ahmadiyah, Fadloli meminta Ahmadiyah mendeklarasikan agamanya sendiri. "Hal ini harus dilakukan agar tidak terjadi permusuhan," alasannya.
Di akhir pidatonya, Fadloli meneriakkan yel-yel ormas itu. "Betawi!" teriaknya. "Rempug!" sahut massanya.
"FBR!" teriak Fadloli lagi.
"Hidup!" jawab massa.
"Yang kurang ajar!"
"Hajar!" (nrl/gah)











































