Susan Dianiaya Cukup Lama Hingga Tulang Lehernya Patah

Susan Dianiaya Cukup Lama Hingga Tulang Lehernya Patah

- detikNews
Minggu, 08 Jun 2008 16:52 WIB
Jakarta - Mayat Susan selesai diotopsi. Hasil otopsi menunjukkan Susan meninggal karena penganiayaan.

"Hasil otopsi menunjukkan korban meninggal akibat cekikan dengan adanya patah tulang leher," kata dokter forensik RSCM Mun'im Idris di lokasi penemuan mayat, perumahan Tanjung Mas Raya, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Minggu (8/6/2008).

Di tubuh mayat ditemukan puluhan bekas pukulan berupa lebam-lebam di muka, kepala, bahu, dan perut. Mun'im memperkirakan korban disiksa dalam waktu cukup lama sampai akhirnya dia meninggal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dianiaya dengan tangan kosong, butuh waktu lama dan ketenangan dalam menyiksa. Matinya memerlukan waktu pembunuhan yang cukup lama," jelasnya.

Saat dikubur di halaman depan rumahnya, Susan sudah dalam keadaan tewas. Dia diletakkan dalam lubang 0,5m X 0,5m dengan kedalaman 2 meter.

Mayat dikubur dalam keadaan kaki tertekuk dan posisi badan menghadap ke bawah. Tangan terikat ke belakang begitu juga dengan kakinya. (gah/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads