"Pokoknya yang bareng saya, saya bayari," kata Fauzi sembari melangkah masuk ke bus buatan China itu di Halte Ancol, Jakarta Utara, Minggu (8/6/2008).
Dalam sekejap, bus itu pun penuh. Bus berkapasitas 140 orang itu diisi oleh rombongan Fauzi, wartawan, maupun penumpang biasa. Bus rute Ancol-Kp Melayu ini pun melaju.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menumpang bus abu-abu itu, Foke meresmikan peluncuran 10 unit bus gandeng. Bus ini melayani koridor V sepanjang 13 km. Bus ini memiliki 40 tempat duduk, berpintu 3 dan dijaga 3 satgas TransJ.
Menurut rencana, armada bus ini akan ditambah menjadi 30 unit. "Diupayakan karoseri dari lokal," ujar Foke.
Dengan adanya bus gandeng ini, maka sejumlah bus single yang melayani koridor V akan ditarik untuk digunakan koridor VIII hingga X yang akan diresmikan tahun ini.
Kehadiran bus gandeng ini mendapat perhatian pengguna bus. Mereka bergembira mencicipi bus gres itu. Kebanyakan pengguna bus TransJ hari ini adalah keluarga yang ingin piknik ke Ancol.
(nrl/gah)











































