25 Bayi Meninggal, RS Diminta Tutup Unit Khusus Bayi

25 Bayi Meninggal, RS Diminta Tutup Unit Khusus Bayi

- detikNews
Sabtu, 07 Jun 2008 14:59 WIB
Manila - Sebuah rumah sakit di Manila, Filipina terpaksa menutup unit perawatan intensif bayi baru lahir yang dimilikinya. Gara-garanya, 25 bayi meninggal akibat infeksi darah.

Otoritas Filipina memerintahkan rumah sakit Ospital ng Makati itu untuk menutup unit neonatal ICU-nya setelah 45 bayi terjangkit penyakit sepsis neonatal pada bulan Mei lalu.

Departemen Kesehatan telah melakukan investigasi atas kasus tersebut. Demikian seperti diberitakan harian lokal Philippine Daily Inquirer, Sabtu (7/6/2008).

Unit neonatal RS tersebut sedang disterilisasi pada Sabtu, 7 Juni ini. Saat ini jumlah wanita yang melahirkan di rumah sakit umum tersebut juga dibatasi.

Menurut Inquirer, telah terjadi 45 kasus neonatal sepsis, penyakit infeksi darah yang dialami bayi berumur kurang dari 90 hari, di RS tersebut pada Mei lalu. Ke-45 kasus tersebut ditemukan dari 273 kelahiran.

Menurut Eric Tayag dari Pusat Epidemiologi Nasional Departemen Kesehatan Filipina, infeksi tersebut bisa terjadi jika ibu sang bayi punya kekebalan tubuh yang buruk terhadap penyakit atau tidak menjalani pemeriksaan sebelum melahirkan.

"Neonatal sepsis juga bisa disebabkan kondisi rumah sakit yang tidak sehat," imbuhnya. Dikatakannya, 25 kematian bayi dalam satu bulan itu sangat mengkhawatirkan. Apalagi di rumah sakit yang sama juga terjadi 16 kasus sepsis dalam 4 bulan hingga April lalu, namun tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

(ita/ana)


Berita Terkait