Pendukung Gafur-Fabanyo Bentrok dengan Polisi

Pendukung Gafur-Fabanyo Bentrok dengan Polisi

- detikNews
Sabtu, 07 Jun 2008 13:24 WIB
Jakarta - Bentrok pecah di Maluku Utara. Ribuan pendukung jago Golkar yang kalah, Abdul Gafur-Abdur Rahim Fabanyo melempari polisi dengan batu. Polisi pun membalas dengan gas air mata.

Bentrokan terjadi di depan kantor Gubernur Maluku Utara (Malut), Jl Pahlawan Revolusi, Ternate, Maluku Utara, Sabtu (7/6/2008).

Penyebab bentrok karena pendukung Abdul Gafur-Abdur Rahim Fabanyo berencana merusak tenda persiapan pelantikan gubernur Malut hasil penetapan Mendagri Thaib Armayn-Abdul Ghani Kasuba di kantor Gubernur Malut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awal bentrok terjadi ketika ribuan massa pendukung Abdul Gafur-Abdur Rahim Fabanyo usai menjemput jago Golkar di Bandara Sultan Babullah Ternate.

Usai menjemput mereka konvoi di dalam kota Ternate menuju kantor gubernur. Sesampainya di sana mereka berencana merusak tenda yang dibangun Pempov Malut untuk persiapan pelantikan Thaib Armayn dan Abdul Ghani Kasuba.

Sebelum memasuki tenda, mereka akan menerobos dengan merusak palang kayu yang dipasang kawat berduri. Polisi pun menghalangi. Pendukung Abdul Gafur-Abdur Rahim Fabanyo tidak terima lalu melempari ribuan polisi dengan batu.

Polisi pun membalas dengan mengeluarkan tembakan gas air mata dan mengeluarkan tembakan water canon. Tembakan water canon ini mengenai rombongan pasangan Abdul Gafur-Abdur Rahim Fabanyo yang baru memasuki kantor gubernur dengan jip bak terbuka.

Pasangan Abdul Gafur-Abdur Rahim Fabanyo langsung mengamankan diri ke kantor Bank BNI yang berada di dekat kantor gubernur. Begitu bentrok reda, Abdul Gafur-Abdur Rahim Fabanyo menenangkan pendukungnya. Dua pasangan itu berdiri di atap mobil water canon.
(nik/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads