Demikian disampaikan lembaga pengawas HAM internasional, Human Rights Watch (HRW) seperti dilansir News.com.au, Sabtu (7/6/2008).
Angka tersebut menunjukkan tingkat penahanan sebanyak 762 orang per 100.000 penduduk. Perbedaan yang mencolok dibandingkan negara-negara Barat lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga Amerika harus bertanya kenapa AS memenjarakan begitu banyak orang dibandingkan Kanada, Inggris dan negara-negara demokrasi lainnya," cetus direktur program HRW David Fahti.
Angka terbaru itu menunjukkan ketidakseimbangan rasial yang mencolok dalam populasi penjara AS. Sebab warga kulit hitam yang disel jauh lebih banyak dibandingkan warga kulit putih. Dengan perbandingan 6 warga kulit hitam dan 1 warga kulit putih.
Hampir 11 persen warga kulit hitam yang berusia 30-34 tahun mendekam di penjara. Menurut HRW, warga kulit hitam di AS punya peluang 12 kali lebih mungkin dipenjara karena kejahatan terkait narkoba dibandingkan warga kulit putih. Padahal tingkat penggunaan narkoba di antara kedua ras itu hampir sama.
"Meski kulit putih, karena lebih banyak, merupakan mayoritas terbesar pemakai narkoba, namun 54 persen orang yang masuk ke penjara-penjara negara bagian dengan dakwaan narkoba adalah kulit hitam," kata HRW. (ita/ana)











































