Belum Ada Indikasi Pelaku Anggota Komplotan Teroris

Perampokan Sadis di Semarang

Belum Ada Indikasi Pelaku Anggota Komplotan Teroris

- detikNews
Jumat, 06 Jun 2008 16:20 WIB
Semarang - Polisi terus menyelidiki kasus perampokan toko emas, Bintang Mas, di Jl Kranggan Timur 21 Semarang. Belum ada indikasi pelaku merupakan anggota kelompok teroris.

"Kami masih mengumpulkan data. Semua kini sedang bekerja keras." kata Direskrim Polda Jawa Tengah, Kombes Dewa Parsana di kantornya, Jl. Pahlawan Semarang, Jumat (6/6/2008).

Apakah pelaku terkait teroris? Parsana tak menjawab. Meski pertanyaan itu diulang, ia diam dan hanya menggeleng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua masih kita data. Bahkan soal jumlah barang yang dibawa, saat ini masih kita data," jelasnya.

Perampokan yang diduga bermotif penggalangan dana teroris pernah terjadi di Yogyakarta dan Pekalongan. Di Kawasan Terban, Yogyakarta pada tahun 2005, polisi juga menduga peristiwa itu ada kaitannya dengan terorisme.

Di Pekalongan, sebagaimana terungkap dalam persidangan di PN Semarang akhir 2006 silam, jaringan teroris merampok toko ponsel. Hasil perampokan diduga kuat diberikan kepada Noordin M Top.

Perampokan di Toko Emas, Bintang Mas, terjadi Rabu (4/6) malam. Sang pemilik dan istrinya, Willy Chandra dan Anik Wijaya, serta pembantunya, Wulandari, tewas. Kabarnya, perampok berhasil menggondol ratusan kilogram emas. (try/djo)


Berita Terkait