Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, sesaat sebelum melakukan aksinya, para perampok mematikan CCTV di Toko Bintang Mas, memotong kabel-kabelnya, dan membawa serta rekaman kaset CCTV itu. Anjing penjaga dibius dengan cara ditembak.
Anik Wijaya dan Wulandari dibawa ke lokasi sepi penduduk berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi perampokan. Keduanya tewas tertembak di dalam mobil. Perampok mencat semua kaca mobil dengan cat hitam untuk menghilangkan jejak. Iing, bibi Willy yang disandera bersama Anik dan Wulan sengaja dibiarkan hidup karena dianggap sudah pikun.
Direktur Reserse dan Kriminal Polda Jawa Tengah Kombes Dewa Parsana, mengaku masih mengumpulkan bukti. Pihaknya berjanji bekerja keras mengungkap perampokan sadis tersebut.
"Ini kasus besar. Mereka (perampok) sangat profesional," katanya di Mapolda, Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (6/6/2008).
Parsana menjelaskan, polisi bekerja dari nol. Semua jejak berusaha dihapus oleh perampok. Mengenai jumlah emas yang diambil pelaku, Parsana belum bisa memastikan. "Semua masih kami data. Mohon kami diberi waktu," imbuhnya. (try/djo)











































