"HP saya disadap semua, nggak tahu saya (siapa yang sadap)," ujar Anton Medan kepada detikcom, Jumat (6/6/2008) pukul 14.30 WIB. Dihubungi sedari pagi, baru kali inilah ponsel Anton bisa ditembus.
Anton mengaku saat ini berada di wilayah Jakarta Selatan. Tapi dia tidak mau menyebutkan posisi pastinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi malam itu sampai sekarang keberadaan Munarman tidak jelas. Saya lagi cari informasi sama teman-teman untuk melacak. Tapi karena HP saya disadap makanya saya matikan. Makanya saya tidak leluasa. Ini saya nyalakan karena mencari nomor telepon orang," bebernya.
Anton menuturkan, Munarman mengontaknya terakhir kali pada Kamis 5 Juni 2008 sebelum magrib. Munarman memakai private number sehingga Anton tak tahu berapa nomor eks Ketua YLBHI itu. Dalam perbincangan itu, Anton berjanji akan menjemput Munarman di sebuah pom bensin tol Jagorawi.
"Saya tunggu setengah jam lebih tapi karena situasi sudah genting, beliau dikepung, lalu kita meluncur ke Sentul selatan. Kata satpam,Β ada 3 mobil polisi Nissan Terano, tapi kita uber nggak ada mobil itu. Kemudian kita tunggu sampai pukul 02.00 WIB nggak ada berita," jelas Anton.
(nik/nrl)











































