Hingga Jumat (6/6/2008) pukul 08.20 WIB, keberadaan mantan ketua YLBHI dan Kontras itu tetap misterius. Anggota Tim Pembela Muslim Zaenal Ma'arif mengaku tidak tahu menahu soal keberadaan Munarman.
Dia pun merayu agar Munarman menyerahkan diri. Dia memastikan syarat yang diajukan Munarman yaitu SKB pembubaran Ahmadiyah akan segera dilansir pemerintah. "Kita sudah imbau dia menyerah. Kalau soal Ahmadiyah, pemerintah segera menerbitkan SKB Ahmadiyah," katanya.
Sementara itu Anton Medan, orang yang diketahui berkomunikasi dengan Munarman juga mengaku 'kehilangan' panglima Komando Laskar Islam itu. Saat dihubungi detikcom pada Jumat dini hari, Anton mengaku tidak bisa menghubungi Munarman.
"Nomernya private number, saya tidak bisa hubungi. Saya hanya nunggu," katanya.
Sementara itu pengacara Munarman, Syamsul Bachri, hingga pukul 08.20 WIB, ponselnya tidak bisa dihubungi. Begitu pula ponsel Anton Medan. (ken/nrl)











































