LBH Palembang Bela Juga Munarman

LBH Palembang Bela Juga Munarman

- detikNews
Jumat, 06 Jun 2008 07:18 WIB
Jakarta - Pembela Munarman bertambah. LBH Palembang bersama puluhan pengacara dan aktivis LSM membentuk Tim Pembela Munarman.
 
"Kami bersama kawan-kawan pengacara di Palembang, memang membentuk tim pembela Munarman," kata Direktur LBH Palembang, Eti Gustina, kepada detikcom, Kamis (05/06/2008).
 
Menurut Eti, ada dua alasan kenapa mereka membela Munarman. Pertama, Munarman sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Ini juga merupakan solidaritas kawan-kawan Palembang," katanya.
 
"Jadi, tidak ada kaitannya dengan ideologi atau sikap politik. Tapi, kami hanya yakin dengan keterangan Munarman bahwa dia tidak melakukan kekerasan seperti di dalam foto, melainkan mencegah anggotanya melakukan kekerasan," kata Eti yang juga mengaku kehilangan kontak dengan Munarman.
 
"Terus-terang kita tidak tahu di mana keberadaan Munarman. Tapi, kita semua siap membela Munarman," kata Dhabi K. Gumuray, seorang pengacara yang pernah aktif di LBH Palembang bersama Munarman, kepada detikcom.

Dhabi pembelaan terhadap Munarman ini semata melihat perkembangan, seolah-olah bentrokan yang terjadi di Monas, tanpa adanya latar belakang atau penyebabnya.
 
"Jadi, kita lihat ada proses pembiaran. Ini akhirnya memakan korban rekan kita Munarman," katanya.
 
Sementara Tarech Rasyid, pengelola Sekolah Demokrasi Banyuasin, mengatakan pembelaan terhadap Munarman bukan terkait soal ideologi. "Ini merupakan pembelaan atas hak dia. Jangan bicara demokrasi, tapi hak seseorang dimatikan," katanya.
 
Polda Sumsel Diam

Sampai saat ini tidak ada penjelasan resmi dari Polda Sumsel soal Munarman. Sementara Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Ito Sumardi tidak dapat dihubungi. Saat nomor mobile-nya dihubungi yang mengangkatnya seseorang yang mengaku sebagai ajudannya. "Bapak tengah berada di Jakarta," katanya.
 
Sementara pagi tadi, sejumlah wartawan mendatangi rumah orangtua Munarman di kawasan Trikora, Palembang. Mereka mendengar kabar bahwa ada polisi yang akan menggeledah rumah milik Haji Hamid dan Hajah Nurjanah itu. Ternyata polisi tidak datang.
 
"Kami nongkrong di rumah orangtua Munarman sampai sore ini, tapi belum ada tuh polisi yang datang," kata Eti. (tw/ken)


Berita Terkait