"Itu diperintahkan oleh seorang pejabat tinggi negara. Orangnya saya tahu. Alamatnya saja saya tahu," kata eks presiden ini dalam jumpa pers di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (5/6/2008).
Namun sayang, Gus Dur menolak membeberkan identitas penyembunyi Munarman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disembunyikan jenderal? "Iya jelas. Tetapi ada yang suruh," sahut dia.
Polisi atau tentara? cecar wartawan lagi.
"Apa sih bedanya polisi dan tentara," kata Gus Dur sekenanya.
Gus Dur menyayangkan tindakan Munarman yang melarikan diri. "Ironis seorang pengacara kok lari. Itu pengacara macam apa," kecam Gus Dur. (aan/nrl)











































