Munarman Tiru Cara Osama

Munarman Tiru Cara Osama

- detikNews
Kamis, 05 Jun 2008 14:46 WIB
Munarman Tiru Cara Osama
Jakarta - Panglima Komando Laskar Islam (KLI) Munarman masih diburu aparat kepolisian. Mantan Ketua YLBHI ini menjadi tersangka kasus kerusuhan Monumen Nasional (Monas) 1 Juni 2008. Di tempat persembunyiannya, Munarman meniru cara-cara buron nomor satu AS yang menjadi pimpinan Al Qaeda, Osama bin Laden.

Osama yang hingga kini tidak diketahui tempat persembuyiannya, sudah berkali-kali memberikan pernyataan lewat e-mail dan video yang dikirimkan ke sejumlah kantor berita televisi. Dengan cara begitu, pernyataan Osama bisa dipublikasikan media, tanpa diketahui di mana dia bersembunyi.

Lewat video yang dikirimkan itu, Osama ingin menunjukkan bahwa dirinya masih hidup di tengah isu dirinya telah tewas. Selain itu, Osama juga ingin memberikan pernyataan terkait kasus-kasus aktual, terutama mengenai perlawanan terhadap AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara-cara publikasi ala Osama ini sepertinya ditiru oleh Munarman. Rabu (4/6/2008) kemarin, redaksi detikcom menerima e-mail dari seseorang yang berisikan pernyataan Munarman. Sehari kemudian Kamis (5/6/2008), redaksi antv mendapat kiriman video Munarman yang berisikan hal yang sama.

Dalam pesannya lewat e-mail dan video itu, Munarman mengungkapkan sejumlah hal. Antara lain Munarman akan menyerahkan diri ke polisi setelah pemerintah melarang aliran Ahmadiyah. Selain itu, dia juga meminta pemerintah untuk laboratorium Namru2 milik AS yang beroperasi tanpa ada izin.

"Saya akan datang dengan senang hati ke Mabes Polri bila respon Presiden terhadap justice (keadilan) melalui penegakan prinsip supremacy of law dan equality before the law juga dilakukan terhadap masalah Ahmadiyah. Ya allah... Hanya kepada-Mu tempat aku meminta dan hanya kepada-Mu tempat aku berlindung... Engkaulah sebaik-baiknya tempat berlindung dan tempat meminta pertolongan. Allahu Akbar ... Allahu Akbar ... Allahu Akbar," tulis Munarman di akhir e-mailnya.

Hingga kini, Munarman belum terendus keberadaannya. Polisi telah mendatangi rumahnya di kawasan Pondok Cabe, Hotel Santika, dan sejumlah tempat lainnya. Namun, hasilnya nihil. Saat ini beredar isu bahwa Munarman sedang bersembunyi di kawasan Puncak.
(asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads