"SKB itu proses sendiri, jangan dikaitkan dengan kekerasan," kata Jubir Presiden Andi Mallarangeng di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (5/6/2008).
Menurut Andi, SKB selama ini pun tetap berproses. Namun dia mengaku tidak memahami detilnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi menjelaskan, posisi pemerintah terhadap aksi kekerasan sudah jelas. "Kekerasan apa pun motivasinya, tidak bisa dibenarkan," pungkasnya.
Sebelumnya, Mensesneg Hatta Radjasa menjanjikan SKB Ahmadiyah akan selesai akhir Juni. Namun Hatta belum memastikan tanggalnya. (fay/mly)











































