"Jadi OO itu bukan judul lagi saja (Lagu 'Kamu Ketahuan' grup band Matta-red), tapi ini adalah otot dan otak. Dengan otot dan otak saya siap jadi presiden," ujar Kivlan.
Hal itu disampaikan dia saat mendeklarasikan dirinya sebagai capres di gedung Museum Kebangkitan Nasional, Jl Abdul Rahman Saleh, Jakarta, Kamis (5/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam deklarasi yang hanya diikuti sekitar 10 pendukung itu, Kivlan mengaku telah melakukan pendekatan dengan partai-partai politik agar mengusungnya sebagai capres. Bahkan dia hampir menandatangani kontrak dengan salah satu parpol, namun dibatalkannya.
"Kalau saya tanda tangan, nanti saya terkooptasi dengan parpol tertentu, padahal semua partai itu juga saudara kita," imbuh bekas Kepala Staf Kostrad itu.
Saat ditanya apakah pencalonannya ini merupakan salah satu langkah untuk menyaingi capres dari TNI seperti Wiranto dan Sutiyoso, dia membantahnya. "Tidak, itu dadamu ini dadaku," elaknya.
Menurut Kivlan, dia merasa prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Apalagi pasca lengsernya Soeharto sebagai presiden, grafik pertumbuhan ekonomi maupun politik Indonesia cenderung menurun.
"Oleh karena itu kita harus cari format politik dan ekonomi mana yang lebih baik," jelasnya. (irw/nrl)











































